Pulang ke Bengkulu, Santri Gontor Disambut dalam Hangatnya Silaturahim

Sabtu, 7 Februari 2026 menjadi hari yang hangat bagi keluarga besar santri Gontor Konsulat Bengkulu. Penyambutan kepulangan akhir sanah dimulai sejak pagi, menandai kembalinya para santriwati ke tanah kelahiran setelah menuntaskan satu fase pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Penyambutan pertama berlangsung di Bandara Fatmawati Soekarno, Kota Bengkulu. Sejak sebelum kedatangan, suasana bandara telah dipenuhi wali santri yang menunggu dengan wajah rindu dan penuh harap. Ketika para santriwati tiba, pelukan, senyum haru, dan ucapan syukur mengalir tanpa banyak kata. Momen ini tidak hanya menjadi pertemuan keluarga, tetapi juga ruang kebersamaan yang mempertemukan para wali santri dan alumni dalam satu ikatan yang hangat.

Dalam penyambutan ini hadir perwakilan IKPM Cabang Bengkulu, yakni Ketua II Ustadz Agususanto dan Ketua III Ustadz Gigih Asy’ari, serta Ketua IKWASS Bengkulu, Dr. Sutriono. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan suasana, sekaligus menegaskan bahwa kepulangan santri bukan sekadar urusan keluarga, melainkan juga bagian dari kebersamaan alumni dan wali santri dalam satu wadah silaturahim.

Penyambutan kemudian berlanjut pada kedatangan berikutnya di lokasi yang sama, mengiringi kepulangan santriwati dari kampus Gontor Putri 1, 2 dan 4. Suasana keakraban terus terjaga, dengan percakapan ringan antar wali santri dan alumni yang saling berbagi cerita tentang perjalanan pendidikan anak-anak mereka.

Menjelang malam, penyambutan dilanjutkan di Masjid Agung At-Taqwa Kota Bengkulu, saat rombongan santriwati dari Gontor Putri 8 Lampung tiba. Nuansa religius masjid berpadu dengan rasa syukur dan kebahagiaan yang tertahan, menutup rangkaian penyambutan hari itu dengan suasana yang tenang dan penuh makna.

Keseluruhan rangkaian penyambutan ini menjadi lebih dari sekadar kepulangan santri. Ia menjelma sebagai ajang silaturahim, mempererat hubungan antara wali santri dan para alumni Gontor, serta meneguhkan semangat kebersamaan dalam mengawal pendidikan dan masa depan generasi penerus.