This Week's/Trending Posts

Kegiatan IKPM Bengkulu

Gontoriana

Hand-Picked/Weekly News

The Most/Recent Articles

Rektor UNIDA Gontor Tekankan Keunggulan Pesantren dalam Mencetak Kader Bangsa

Karanganyar — Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., menegaskan keunggulan sistem pendidikan pesantren dalam mencetak kader umat dan bangsa yang berintegritas. Penegasan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM) yang dirangkaikan dengan Musyawarah Nasional Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG), di Pondok Pesantren MTA Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2026).

Kegiatan nasional tersebut dihadiri para pimpinan pesantren muadalah, tokoh pendidikan Islam, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, serta perwakilan lembaga pendidikan pesantren dari berbagai daerah. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, menandai kuatnya perhatian pemerintah terhadap eksistensi pesantren dalam sistem pendidikan nasional.

Dalam pemaparannya, Prof. Hamid menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan formal, tetapi sebuah sistem yang komprehensif dan berorientasi pada kaderisasi berkelanjutan. Menurutnya, kekuatan pesantren terletak pada kemampuannya mendidik santri secara menyeluruh.

“Pesantren tidak hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga menanamkan nilai, membentuk karakter, dan menumbuhkan kepemimpinan melalui sistem kehidupan yang terintegrasi,” ujarnya sebagaimana dilansir unida.gontor.ac.id.

Ia menjelaskan, pola pendidikan pesantren yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari menjadikan proses pembentukan karakter berlangsung secara alami dan konsisten. Karena itu, lulusan pesantren dinilai memiliki kematangan moral, daya tahan, serta integritas yang kuat dalam menghadapi dinamika zaman.

Prof. Hamid juga menyoroti pentingnya peran alumni pesantren, khususnya alumni Gontor, dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai dasar pesantren. Alumni, menurutnya, memegang tanggung jawab strategis untuk memastikan proses kaderisasi tetap berjalan relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa.

Seminar Nasional FKPM yang mengangkat isu peningkatan mutu pendidikan muadalah muallimin menjadi ruang strategis untuk memperkuat kualitas dan tata kelola pendidikan pesantren. Sementara itu, Munas FPAG berfungsi sebagai forum konsolidasi alumni guna memperkuat jejaring kelembagaan pesantren alumni Gontor secara nasional.

Partisipasi aktif UNIDA Gontor dalam forum tersebut kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi Islam yang berakar kuat pada tradisi pesantren. Melalui kontribusi akademik dan pemikiran strategis, UNIDA Gontor terus memperkuat perannya dalam mencetak kader umat dan bangsa yang unggul, berintegritas, serta memiliki daya saing global. Sumber: https://gontornews.com/


IKPM Bengkulu Silaturahim ke PM Darussalam Kepahiang, Motivasi 530 Santri Kejar Cita-Cita

Kepahiang — Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Bengkulu terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan berbasis alumni Gontor di Provinsi Bengkulu. Pada Senin, 10 Februari 2026, IKPM Bengkulu yang diwakili Ketua II Ustadz H. Agususanto, Lc., M.H. dan Ketua III Ustadz Gigih Asy’ari, S.M., bersilaturahim ke Pondok Modern Darussalam Kepahiang.


Pondok Modern Darussalam Kepahiang dikenal sebagai salah satu pesantren ternama di Kabupaten Kepahiang yang mengadopsi kurikulum Pondok Modern Darussalam Gontor.


Kedatangan rombongan IKPM Bengkulu disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan pengurus yayasan, yakni Pembina Yayasan Drs. Saukani dan Ruslan Mahfudz, S.Pd., Ketua Yayasan Al Akhsyar Ust. Anang Mustaqim, M.Pd., serta Pimpinan Pondok K.H. Ahmad Nurhayni, S.Pd.I. Turut hadir dalam penyambutan jajaran pimpinan pondok, Ust. H. Agus Salim, S.Sos., M.Pd., dan Ust. Adzim (Heriyanto), S.Pd.


Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Agususanto berkesempatan memberikan sambutan di hadapan 530 santri Darussalam Kepahiang. Ia memperkenalkan peran dan kiprah IKPM Bengkulu sebagai wadah silaturahim dan penguatan kontribusi alumni Gontor di daerah.


Di hadapan ratusan santri, ia juga menyampaikan motivasi agar para pelajar tetap bersemangat dalam menuntut ilmu dan berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.


“Santri harus punya mimpi besar. Jangan pernah ragu dengan pilihan hidup di pesantren. Disiplin, keikhlasan, dan kerja keras adalah bekal utama untuk meraih masa depan,” ujarnya menyemangati.


Silaturahim ini menjadi bagian dari upaya IKPM Bengkulu membangun jejaring dan mempererat ukhuwah dengan pesantren-pesantren yang memiliki semangat dan nilai perjuangan yang sama. Diharapkan, kolaborasi yang terjalin dapat semakin memperkuat peran pendidikan pesantren dalam mencetak generasi yang unggul dan berakhlak.





IKPM Bengkulu Dorong Semangat Ngaji Lansia, K.H. Suprianto Tekankan Istiqamah dalam Beramal

Bengkulu Utara — Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Bengkulu menggelar kegiatan silaturahim dan pembinaan keumatan bersama santri lanjut usia (lansia) di Musholla Prio Atmaja, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri Pimpinan Pondok Modern Darussalam Teluk Agung OKU Selatan, K.H. Suprianto, Ketua IKPM Bengkulu beserta jajaran, serta jamaah lansia yang secara rutin mengikuti program belajar mengaji di musholla tersebut.

Acara diawali dengan pelaksanaan Sholat Maghrib berjamaah, dilanjutkan tausyiah dan nasihat dari K.H. Suprianto. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menjaga istiqamah dalam beribadah dan beramal, tanpa memandang usia.

“Belajar agama tidak mengenal kata terlambat. Yang terpenting adalah kesungguhan dan konsistensi dalam mendekatkan diri kepada Allah,” ujar K.H. Suprianto di hadapan para jamaah.

Selain tausyiah, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi diniyyah dan musyawarah terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM) keumatan. Dalam kesempatan tersebut, dibahas pula gagasan pendirian Pondok Darussalam Putri Hijau sebagai bagian dari ikhtiar jangka panjang penguatan pendidikan Islam di wilayah Bengkulu Utara.

Ketua IKPM Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan stimulus dan motivasi, khususnya bagi para lansia, agar tetap semangat belajar mengaji dan aktif dalam kegiatan keagamaan.

“Kami ingin menghadirkan dakwah yang membumi. Lansia memiliki semangat luar biasa, dan tugas kita adalah mendampingi serta menguatkan mereka,” ujarnya.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan. Para santri lansia tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Kegiatan ditutup dengan silaturahim dan doa bersama, dengan harapan IKPM Bengkulu dapat terus berperan aktif dalam membina umat serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.




Pengurus IKPM Bengkulu Sowan kepada Pembina, Bahas Arah IKPM Lima Tahun ke Depan

Pengurus Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Bengkulu melakukan sowan kepada Pembina IKPM Bengkulu, K.H. Muhammad Abu Dzar, Lc., M.H.I. Kegiatan ini menjadi momen silaturahim sekaligus ruang diskusi santai namun bermakna tentang arah dan peran IKPM Bengkulu ke depan.

Sowan diwakili oleh Ketua 2 dan 3 IKPM Bengkulu Agususanto dan Gigih Asy’ari. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, banyak hal dibahas, terutama terkait peta jalan IKPM Bengkulu untuk lima tahun ke depan agar semakin terarah dan memberi manfaat luas.

Salah satu fokus pembahasan adalah mendorong lembaga-lembaga pendidikan yang dirintis dan dikelola oleh anggota IKPM Bengkulu untuk bergabung dengan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG). Pengurus bersepakat pentingnya melakukan sosialisasi mengenai peran dan fungsi FPAG, sekaligus membantu proses administrasi pendaftarannya agar lebih mudah dan tertib.

Selain itu, pengurus IKPM Bengkulu juga menyampaikan rencana untuk menghimpun informasi napak tilas salah satu Trimurti Gontor, K.H. Zainuddin Fananie, semasa beliau berada di Bengkulu. Upaya ini diharapkan menjadi kontribusi IKPM Bengkulu dalam melengkapi dan merawat sejarah Gontor.

Di akhir pertemuan, K.H. Muhammad Abu Dzar menitipkan pesan dan doa agar IKPM Bengkulu senantiasa menjaga kekompakan, keikhlasan, dan terus mengambil peran nyata bagi umat.

Sowan ini menjadi penguat semangat pengurus IKPM Bengkulu untuk terus bergerak, belajar, dan berkhidmat bersama.